Sahih International
And
they say, "None will enter Paradise except one who is a Jew or a
Christian." That is [merely] their wishful thinking, Say, "Produce your
proof, if you should be truthful."
Indonesian
Dan
mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk
surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani". Demikian
itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah:
"Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar".
Sahih International
The
Jews say "The Christians have nothing [true] to stand on," and the
Christians say, "The Jews have nothing to stand on," although they
[both] recite the Scripture. Thus the polytheists speak the same as
their words. But Allah will judge between them on the Day of
Resurrection concerning that over which they used to differ.
Indonesian
Dan
orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai
suatu pegangan", dan orang-orang Nasrani berkata: "Orang-orang Yahudi
tidak mempunyai sesuatu pegangan," padahal mereka (sama-sama) membaca Al
Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan
seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka
pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.MEMBUKTIKAN ADANYA NUBUAT TENTANG MUHAMMAD DALAM ALKITAB!
Orang Kristen sering membantah bahwa di dalam Alkitab tidak pernah ditemukan nubuat tentang Muhammad. Jadi sampai botak pun orang muslim mencari kata Muhammad dalam Alkitab bahasa Indonesia maupun Inggris ataupun yang lainnya di luar bahasa aslinya tidak akan pernah menemukannya. Karena Alkitab tersebut adalah hanya terjemahannya saja, dan tidak mencantumkan naskah aslinya (masternya) berbeda halnya dengan Al Quran yang selalu mencantumkan naskah dalam bahasa Arabnya.
- Kitab perjanjian Lama (Taurat) ditulis dalam bahasa Hebrew dan ada sebagian yang ditulis dalam bahasa Aram.
- Sedangkan Perjanjian Baru (Injil) yang sekarang jadi masternya di tulis dalam bahasa Yunani.
- Aneh sekali bukan? Padahal Yesus sendiri bukan orang Yunani? Dia adalah keturunan Yahudi yang pastinya berbahasa Aram, dan Hebrew.
Sebagaimana firman-Nya:
** " "Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata:
- "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)" Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata". (QS. Ash Shaff : 6)
- (QS.Al-A'raaf [7]:157)
الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (157) - "(Yaitu) orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang munkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Nabi yang ummi (buta huruf)
- Dalam ayat ini diterangkan bahwa salah satu sifat Muhammad saw. ialah tidak pandai menulis dan membaca.
Kedatangannya jelas diisyaratkan di dalam kitab Taurat dan Injil.
Kedatangan Muhammad sebagai nabi dan rasul penutup telah diisyaratkan di dalam kitab Taurat dan Injil,
bahkan Allah SWT. menegaskan dalam firman-Nya:
الَّذِينَ ءَاتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ
يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمْ وَإِنَّ فَرِيقًا مِنْهُمْ
لَيَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Artinya:- "Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri. Dan sesungguhnya sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran padahal mereka mengetahui. (Q.S Al Baqarah: 146)
Sekalipun demikian masih terdapat ayat-ayat Taurat (Wasiat Yang Lama) dan Perjanjian Yang Baru mengisyaratkan akan kedatangan Muhammad itu.
Dalam kitab Kejadian 21:13 diterangkan bahwa akan datang seorang nabi akhir zaman nanti dari keturunan Ismail.
~ Dari ayat Taurat ada beberapa isyarat yang dapat dijadikan dalil untuk menyatakan bahwa Nabi Muhammad saw. itu adalah seorang nabi di antara segala saudaranya. Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang yang dinobatkan oleh Tuhan itu akan timbul dari saudara-saudara Bani Israil, tetapi bukan dari Bani Israil itu sendiri.
~ Adapun saudara-saudara Bani Israil itu ialah Bani Ismail (bangsa Arab) sebab Ismail adalah saudaranya yang tua dari Ishak bapak Nabi Yakub. Dan Nabi Muhammad saw. sudah jelas adalah keturunan Bani Ismail.
Kemudian kalimat: "Yang seperti engkau" memberikan arti bahwa nabi yang akan datang haruslah seperti Nabi Musa a.s., yaitu nabi yang membawa syariat baru (agama Islam) yang juga berlaku untuk bangsa Israil. Kemudian diterangkan lagi bahwa nabi itu tidak sombong, baik sebelum menjadi nabi. Sebelum menjadi nabi beliau sudah disenangi orang, terbukti dengan pemberian gelar oleh orang Arab kepadanya yaitu "Al-Amin" yang artinya "orang yang dipercaya." Jika beliau seorang yang sombong, tentu beliau tidak akan diberi gelar yang amat terpuji itu. Setelah menjadi nabi beliau lebih ramah dan rendah hati.
- Umat Nasrani menyesuaikan nubuat itu kepada Nabi ISA a.s. di samping mereka mengakui bahwa Isa a.s. mati terbunuh (disalib).
- Hal ini jelas bertentangan dengan ayat nubuat itu sendiri. Sebab nabi itu haruslah tidak mati terbunuh.
- Disebutkan pula bahwa Tuhan telah datang dari Tursina, maksudnya memberikan wahyu kepada Musa a.s. dan telah terbit bagi mereka itu di Seir", maksudnya menurunkan kepada Nabi Isa wahyu, serta gemerlapan cahayanya dari gunung Paran, maksudnya menurunkan wahyu kepada Muhammad saw. Paran (Faron) adalah nama salah satu bukit di negeri Mekah.
- "Maka adapun apabila telah datang Faraklit yang Aku telah mengutusnya kepadamu dari bapak, roh yang benar yang berasal dari bapak, maka dia menjadi saksi bagiku, sedangkan kamu menjadi saksi sejak semula." Perkataan "Faraklit" adalah bahasa Ibrani yang artinya sama dengan "Ahmad" dalam bahasa Arab.
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَابَنِي
إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ
يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي
اسْمُهُ أَحْمَدُ
Artinya:"Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata:
- "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan datang sesudahku yang namanya Ahmad (Muhammad)." (Q.S As Saff: 6)


